Internet Berperan Penting di Era Informasi

KATEGORI : Artikel Koran dan Majalah


PERAN : Penulis


Koran dan Majalah : Gadget Star Mingguan/136/Th.2/9-15 Januari 2015


Naskah :

Era informasi membawa serta dampak positif dan negatif dalam perkembangannya. Pemanfaatan jaringan internet mengambil peranan yang terbesar terhadap dampak pada era ini. Dengan menggunakan jaringan internet masyarakat dapat dengan mudahnya menyebarkan dan mendapatkan informasi. Dampak positif yang dapat dirasakan adalah berbagi informasi dapat disampaikan dengan efektif dan tentunya dengan biaya yang sangat murah. Cukup ditampilkan dalam suatu website yang dikelola dengan baik atau disampaikan dalam suatu forum online atau bahkan yang paling mudah adalah menggunakan media sosial. Penggunaan media sosial seperti facebook, twitter, google+, path, dan lain sebagainya sangat umum di Indonesia. Bahkan dalam sebuah laporan yang dipublikasikan, Indonesia dapat cukup berbangga sebagai pengguna media sosial terbanyak ketiga se-Asia Pasifik setelah China dan India.

Tidak disangsikan lagi masyarakat Indonesia menghabiskan waktu cukup banyak di dunia maya (internet) dengan rata-rata 5.5 jam melalui laptop/komputer desktop dan 2.5 jam melalui perangkat mobile per hari.

Masih berdasarkan laporan yang sama masyarakat Indonesia per harinya rata-rata menghabiskan waktu sebanyak 2.9 jam untuk menggunakan media sosial.

Penguna media sosial tersebut menyentuh berbagai lapisan masyarakat dari berbagai tingkatan pendidikan. Disinilah mulai terjadinya dampak negatif pada era informasi ini. Masyarakat Indonesia yang aktif menggunakan internet atau akrab disebut netizen, belum cukup memahami pentingnya memilah informasi untuk dapat dikonsumsi. Sama halnya seperti makanan, jika tidak sehat atau bahkan mengandung racun sangat tidak baik untuk pencernaan. Tidak heran belakangan ini muncul berbagai kasus hukum yang awalnya karena berbagi informasi yang salah oleh netizen. Informasi menurut definisinya adalah data yang telah diolah sehingga memiliki arti bagi penggunanya. Dalam hal ini kualitas informasi sangat bertumpu pada kualitas data yang diolah. Data adalah kumpulan fakta yang dicatat, sehingga ketika data yang digunakan untuk menyajikan informasi tidak akurat atau dari sumber yang tidak kredibel bisa dipastikan infomasi tersebut tidak sahih. Penting bagi netizen untuk bijak memanfaatkan jaringan internet dan media sosial dalam mengakses dan menyebarluaskan informasi. Kebijakan tersebut telah diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 11 Tahun 2008. Dengan berlakunya undang-undang tersebut menjadi payung hukum untuk melindungi masyarakat dari tindakan kriminal atau melawan hukum yang memanfaatkan teknologi. Sebanding dengan perlidungan yang diberikan, undang-undang tersebut tentunya juga memberikan batasan kepada masyarakat. Seperti yang tertuang dalam UU ITE Pasal 27, 28 dan 29 terkait dengan illegal content, dapat menjerat masyarakat yang melakukan pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong, informasi SARA maupun ancaman kekerasan menggunakan perangkat teknologi. Ancaman pasal tersebut tidak main-main, terdakwa yang terbukti bersalah dapat dipidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak 1 milyar rupiah. Dengan kenyataan seperti itu sudah sepantasnya masyarakat Indonesia dapat lebih bijaksana dalam memanfaatkan perkembangan teknologi di era informasi ini. Dampak positif dari era informasi tetap dapat diraih tanpa menyentuh dampak negatifnya. Jika masyarakat paham dalam memanfaatkan perkembangan teknologi pada era informasi ini tentunya akan siap untuk menghadapi pasar bebas Asia Tenggara atau biasa disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan meningkatnya keahlian yang didapatkan dari dampak positif era informasi ini, dapat dikatakan masyarakat akan siap bersaing pada MEA 2015.

Posted in Kreativitas & Inovasi on Jan 31, 2015