SISTEM INFORMASI MANAJEMEN: Sistem Informasi untuk Keunggulan Kompetitif

Tittle: SISTEM INFORMASI MANAJEMEN: Sistem Informasi untuk Keunggulan Kompetitif

Artikel berikut ini masih bersumber dari mata kuliah yang biasa saya ampu yaitu Sistem Informasi Manajemen. Topik yang saya bawakan diberi judul “Sistem Informasi untuk Keunggulan Kompetitif” Pertama. Saya akan mengajak mahasiswa untuk fokus pada obyek pembahasan pada topik ini adalah Perusahaan dan Organisasi. Kenapa? Karena secara teori maupun praktek “yang berhasil”, perusahaan maupun organisasi yang menerapkan sistem informasi akan unggul secara kompetitif. Unggul dari siapa? Unggul dan akan lebih kompetitif jika dibandingkan perusahaan maupun organisasi pesaing yang tidak menggunakan sistem informasi. Secara teori jelas hal ini akan tercantum pada kebanyakan literatur dan referensi. Namun secara praktik saya menambahkan “yang berhasil”. Hal tersebut berarti, memang benar perusahaan dan organisasi yang menerapkan sistem informasi akan unggul secara kompetetitif. Hal tersebut dapat terjadi, jika dan hanya jika mereka berhasil mengadaptasinya dalam proses bisnis yang berlangsung. Selanjutnya saya akan menunjukkan sebuah gambar 8 (delapan) elemen lingkungan eksternal perusahaan dan organisasi. Saya jelaskan secara umum mulai dari pelanggan. Tampak pada gambar aliran uang dari pelanggan dan aliran material dari perusahaan dan organisasi. Di era revolusi industri 4.0 ini, cara perusahaan dan organisasi berinteraksi dengan pelanggan tergantung dari kemampuannya untuk mendapatkan informasi pelanggan. Perusahaan harus mampu menawarkan produk kepada pelanggan yang memang membutuhkannya. Hal paling sederhana adalah ketika kita akses media sosial, kita akan melihat iklan-iklan. Coba sekarang buka sosial media anda, bandingkan dengan teman disebelah anda. Apakah iklan yang ditawarkan sama secara keseluruhan? Umumnya akan berbeda tergantung dari kebiasaan kita dan apa yang kita “klik” di dunia maya. Inilah bagaimana perusahaan dan organisasi harus mampu mengenal elemen pelanggan sebagai lingkungan eksternalnya. Elemen pemegang saham atau pemilik. Uang akan mengalir dari pemegang saham atau pemilik sebagai modal usaha. Uang juga akan mengalir dari perusahaan dan organisasi sebagai deviden maupun keuntungan kepada pemegang saham atau pemilik. Dalam hal ini semakin besar perusahaan dan organisasi, maka semakin besar pula kemungkinan untuk tidak punya alasan dalam menunda menerapkan sistem informasi. Sistem informasi diharapkan menjadi alat bantu dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Interaksi dengan pemasok adalah mengalirnya sumber daya material dari pemasok dan uang ke pemasok. Perusahaan manufaktur misalnya, akan membutuhkan

MATERI INI BERTUJUAN UNTUK EDUKASI. KONTEN MATERI DIAMBIL DARI BERBAGAI REFERENSI DAN PENGALAMAN SEBAGAI DOSEN SEKALIGUS PRAKTISI. SEBAGIAN BESAR GAMBAR DIAMBIL DARI PENCARIAN PADA SITUS WEB GOOGLE YANG TIDAK BERLISENSI. MATERI DAPAT DIUNDUH PADA LAMAN: http://bit.ly/pengantarsi

Posted in Mata Kuliah on Aug 02, 2020